Selasa, 07 Desember 2021

Belajar Membuat Shodo, Seni Kaligrafi Jepang

Rabu, 03 November 2021

Shodo atau seni kaligrafi Jepang ini sangat menarik. Shodo tidak hanya mengajarkan teknis melukis huruf saja, namun belajar tentang kesabaran. Seseorang yang ingin menghasilkan tulisan yang indah tidak cukup berbekal kemampuan teknis, namun harus sabar dan menggoreskan kuasnya dengan sepenuh hati supaya makna dari huruf yang dibuatnya ikut terpancar.

Seiring dengan perkembangan zaman, kini tak hanya huruf kanji saja yang dituangkan dalam shodo, namun ada juga beberapa orang yang membuat kaligrafi hiragana atau katakana yang membentuk arti tertentu.

Ketika ingin membuat shodo dibutuhkan peralatan seperti kuas (fude), tinta (sumi), kertas (washi) dan batu tinta (suzuri). Saat ini, untuk belajar membuat shodo peralatan yang dibutuhkan lebih praktis. Selain kertas watercolor, Anda bisa menggunakan produk dari Tombow yaitu Fudenosuke atau ABT Brush Pen.

Tintanya water-based menjadi salah satu poin yang memudahkan blending untuk menghasilkan warna yang lebih kaya. Kedua  brush pen ini cocok digunakan bagi pemula yang baru menekuni seni menggambar kaligrafi Jepang hingga para profesional, termasuk untuk membuat karya lettering.

Ujung kuas Tombow Fudenosuke dan ABT Brush Pen yang fleksibel memberikan kenyamanan dalam mengikuti gerakan tangan. Bahkan detail terkecil pun dapat dengan mudah digambar dengan ujung kuas. Ini membuat hasil karya jauh lebih terkontrol, dinamis dan sempurna.

Hideya Moto artis kaligrafi asal Jepang berkesempatan berbagi ilmu mengenalkan teknik dasar shodo pada acara International Workshop "Japanese Colors", yang berlangsung secara online beberapa waktu lalu. Pada workshop tersebut peserta diajarkan secara bertahap bagaimana membuat shodo. Hideya Moto juga memberikan tips agar mudah membuat tulisan kaligrafi Jepang.

Tertarik ikut pelatihan seperti ini? Ikuti Instagram @Tombowid dan jangan lewatkan berbagai informasi menarik mulai dari promo produk Tombow hingga workshop.

Tampak pada gambar (kiri-kanan): Romo Royke Djakarya – Pembina Yayasan Bina Teknik Strada berfoto bersama Joe Kamdani – Mentor pt. Datascrip dan Lucy Kamdani us...
Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak hal positif yang bisa dilakukan meski di rumah saja. Selain bekerja dan belajar dari rumah, Anda juga bisa membuat karya kreatif untuk menyalurkan hobi, bahkan juga bisa menjadi penghasila...
Ekonomi global bisa sedikit bernafas lega setelah Amerika Serikat dan Tiongkok menandatangani perjanjian perdagangan fase satu. Ketidakpastian ekonomi memang terus menghantui para pelaku bisnis sejak perang dagang Amerika dan Tiongkok yang dimulai...