Rabu, 25 November 2020

Menjajal Mirrorless Full-frame Ringan Canon EOS RP dengan Lensa RF Terbaru

Rabu, 23 Oktober 2019

Sebagai “kang foto manten” yang mobilitasnya tinggi, saya dan banyak rekan sesama wedding photographer  mengidolakan lensa dengan bukaan besar. Kali ini saya berkesempatan menjajal dua lensa premium seri L terbaru, RF15-35mm f/2.8L IS USM dan RF 24-70mm f/2.8L IS USM, serta lensa sapu jagat RF 24-240mm f/4-6.3 IS USM. Ketiga lensa tersebut dikombinasikan dengan bodi EOS RP, kamera mirrorless full-frame dari Canon yang  memiliki bodi ramping dan ringan, dengan bobot hanya 485 gram.

EOS RP yang merupakan “adik” dari EOS R layak dicoba oleh teman-teman yang menginginkan kamera mirrorless full-frame dengan harga terjangkau. Dibekali prosesor gambar DIGIC 8 dan Dual Pixel AF menjadikan kemampuan auto focus kamera ini luar biasa akurat dan cepat. kamera ini juga memiliki area fokus yang luas, hingga 4.779 titik AF. Selain itu, saya suka dengan performa ISO-nya karena pada saat fotografi pernikahan kerap dihadapkan pada kondisi dengan cahaya yang minim.

Lanjut ke lensa. Impresi awal ketika saya mencoba ketiga lensa ini adalah tajam di bukaan terlebar serta fokus yang sangat cepat, terutama di dua lensa dengan gelang merah. Saya dengan sangat mudah jatuh cinta pada lensa zoom RF 24-70mm f/2.8L IS USM.  Seperti kita ketahui, lensa ini memberikan sensasi luar biasa untuk semua genre fotografi. Efek bokeh yang dihasilkan begitu halus dan tidak berlebihan.

Saya juga mencoba RF15-35mm f/2.8L IS USM, lensa super-wide yang cocok untuk memotret landscape. Di wedding photography, lensa ini cocok untuk mengambil gambar insert seperti lokasi, dekorasi, dan memotret di tempat pernikahan yang cukup sempit. Meski pada bukaan paling besar, lensa ini tetap menghasilkan ketajaman gambar yang luar biasa.

Adapun lensa sapu jagat RF 24-240mm f/4-6.3 IS USM direkomendasikan untuk fotografer pemula yang mau belajar memahami karakter foto dengan varian focal length berbeda. Lensa ini sangat bermanfaat untuk mengambil gambar dari jarak jauh. Bahkan untuk mengambil gambar close up, efek bokeh yang dihasilkan luar biasa.

Beberapa karyawan perusahaan dan instansi mulai melakukan aktivitasnya kembali bekerja di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan. Penerapan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun) menjadi hal yang m...
Tampak pada gambar (kiri-kanan): Romo Royke Djakarya – Pembina Yayasan Bina Teknik Strada berfoto bersama Joe Kamdani – Mentor pt. Datascrip dan Lucy Kamdani us...
Menurut penelitian World Health Organization (WHO), 80% penyebaran virus Covid-19 menyebar melalui sentuhan fisik. Oleh karena itu, WHO menyarankan kepada setiap orang untuk selalu rajin cuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer ...