Rabu, 25 November 2020

Deteksi Dini COVID-19 dengan Kamera CCTV Termal

Jum'at, 27 Maret 2020

Kamera CCTV tidak hanya berfungsi untuk memantau tindak kejahatan. Perkembangan teknologi pada kamera CCTV mampu mendeteksi suhu tubuh pada seseorang, yaitu penggunaan kamera CCTV termal. Hal ini sangat bermanfaat terkait dengan adanya wabah pandemik COVID-19 yang kini juga menyebar ke Indonesia.

Gejala yang dapat diindetefikasi dari orang yang terinfeksi virus ini adalah demam. Sehingga orang yang terdeteksi memiliki suhu tubuh melebihi batas normal (36,5-37 derajat celcius) bisa langsung dilihat pada monitor hasil pantauan kamera CCTV termal.

Datascrip menghadirkan solusi kamera CCTV termal yaitu Dahua dan Optoterm. Dahua merupakan perusahaan penyedia solusi pemantau keamanan, termasuk kamera CCTV termal. Sedangkan Optoterm merupakan perusahaan yang mengembangkan software, kamera infra merah radiometrik dan pencitraan digital berbasis termal.   

Kamera CCTV Dahua dapat diterapkan di tempat-tempat umum, seperti pintu masuk pusat perbelanjaan, lobi gedung perkantoran atau hotel. Sedangkan CCTV Optoterm cocok untuk dipasang di bandara, terminal atau stasiun. Keduanya memiliki teknologi sensor termal yang didukung dengan software untuk menerjemahkan ke dalam angka dan warna sebagai indikator suhu yang tampil di layar monitor.

Kamera CCTV termal dari Dahua dan Optoterm ini dirancang khusus untuk mendeteksi pejalan kaki yang ada di keramaian. Alat ini memberikan metode yang lebih aman, nyaman dan cepat dalam mendeteksi individu yang berpotensi demam. Dalam waktu 1 jam, lebih dari 1000 orang dapat dideteksi sehingga tidak membatasi aliran pejalan kaki.

“Dengan teknologi deteksi termal pada kamera CCTV Dahua dan Optoterm ini penyebaran virus corona dapat lebih mudah diminalisir. Kita dapat melihat hasil pantauan berupa suhu dengan indikator derajat celcius dan warna. Semakin tinggi suhu tubuh seseorang maka tampilan indikator warna akan semakin kontras, yang menunjukkan orang tersebut memiliki potensi demam yang merupakan gejala dari COVID-19,” ujar Sylvia Lionggosari - Business Unit Director PT Datascrip.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi:

Beberapa karyawan perusahaan dan instansi mulai melakukan aktivitasnya kembali bekerja di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan. Penerapan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun) menjadi hal yang m...
Virus Covid-19 masih menjangkit di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Wabah ini belum tahu kapan akan berakhir. Dalam salah satu sesi webinar Datascrip e-Expo yang diadakan baru-baru ini, dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE atau yan...
Menurut penelitian World Health Organization (WHO), 80% penyebaran virus Covid-19 menyebar melalui sentuhan fisik. Oleh karena itu, WHO menyarankan kepada setiap orang untuk selalu rajin cuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer ...