Rabu, 25 November 2020

Berkelas dengan Smartphone Premium Huawei Mate 20 Series

Senin, 18 Februari 2019

Keseriusan Huawei menggarap pasar smartphone premium di Indonesia terbukti dengan menghadirkan Huawei Mate 20 Series, yaitu Huawei Mate 20 dan Huawei Mate 20 Pro.

Huawei Mate 20 Pro hadir dengan tenaga pacu Kirin 980, chipset pertama yang diciptakan dengan teknologi  7nm dan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan kecepatan dan kecerdasan yang luar biasa. Selain itu, chipset ini menyajikan performa paling bertenaga, namun memiliki konsumsi daya baterai yang efisien. Didukung dengan Dual-Neural Processing Unit (NPU) sehingga menghasilkan peningkatan performa fungsi AI pada smartphone ini.

“Huawei Mate 20 Series merupakan smartphone yang luar biasa karena dibekali teknologi AI yang lebih tinggi. Dilengkapi triple camera dari Leica yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, serta teknologi pengisian baterai dengan sangat cepat dan daya tahan yang tinggi, memberikan pengalaman yang luar biasa. Dibalut dengan desain yang mewah menegaskan Huawei Mate 20 Series sebagai smartphone premium untuk mereka yang berkelas,” ujar Bobby Ivan – Division Manager PT Datascrip.

Setelah kehadiran Huawei P20 Pro yang membuat dunia tercengang, Huawei Mate 20 Series juga menggunakan triple kamera dari Leica yang ditenagai oleh AI dengan formasi Matrix Camera: Tiga lensa dan satu flash disusun dalam formasi grid dua-dua, yang terinspirasi dari lampu depan mobil balap klasik.

Huawei Mate Pro series hadir dengan lensa Ultra-Wide Angle 16 mm, Wide Angle, dan telephoto. Kualitas gambar yang dihasilkan pun tidak diragukan karena smartphone ini memiliki resolusi pengambilan gambar yang tinggi, masing-masing 40MP, 20MP, dan 8MP untuk versi Mate 20 Pro, serta 16MP, 12MP, 8MP untuk versi Mate 20.

Tidak hanya lebih lebar, bidikan foto bisa lebih dekat dengan kemampuan makro hingga 2,5 cm dari subjek. Masing-masing lensa juga memiliki panjang fokus yang berbeda-beda sehingga pengguna lebih leluasa dalam merekam objek dan momen terbaiknya.

Huawei SuperCharge mendukung pengisian daya dengan kecepatan ekstrem, hingga 40 W. Pengisian baterai hingga 70 persen (setara 2940 mAh) hanya butuh waktu 30 menit. Selain itu, Huawei Mate Series mendukung pengisian nirkabel melalui 15W Wireless Quick Charge. Sesi pengisian nirkabel selama 30 menit meningkatkan baterai hingga sekitar 30 persen (setara dengan 1.300 mAh).

Teknologi pengisian cepat ini telah disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk memenuhi standar keamanan yang ketat. Teknologi Wireless Reverse Charging dan kapasitas baterai yang besar memberikan keuntungan karena memungkinkan pengguna untuk mengisi daya ke perangkat lain yang mendukung kemampuan pengisian ulang secara nirkabel.

Huawei Mate 20 Series juga didukung dengan sistem operasi berbasis Android P dengan EMUI 9.0. Adapun dari segi desain, Huawei sangat all out dengan tampilan Mate 20 Series yang terinspirasi dari alam dengan desain yang indah. Di kedelapan sisinya, sasis smartphone ini membundar sehingga tampak lebih elegan dan nyaman digenggam dengan satu tangan.

Huawei Mate 20 Pro dibekali layar curved OLED ukuran 6,39 inci beresolusi 2K+(3120×1440), dan didukung dengan DCI-P3 HDR display. Sedangkan untuk Huawei Mate 20, diberi ukuran 6,53 inci beresolusi FHD+(2244×1080).

Pada bagian belakang body kedua series smartphone ini didesain dengan permukaan Hyper Optical Pattern yaitu efek garis-garis halus berbentuk bulu yang jika dipegang tidak akan slip atau licin di tangan, dan anti-sidik jari. Sehingga bodi ponsel ini tidak mudah kotor walau digunakan sangat ekstensif. Pola unik ini tersedia dengan 2 varian warna yaitu Emerald Green dan Twilight.

Beberapa karyawan perusahaan dan instansi mulai melakukan aktivitasnya kembali bekerja di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan. Penerapan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun) menjadi hal yang m...
Tampak pada gambar (kiri-kanan): Romo Royke Djakarya – Pembina Yayasan Bina Teknik Strada berfoto bersama Joe Kamdani – Mentor pt. Datascrip dan Lucy Kamdani us...
Menurut penelitian World Health Organization (WHO), 80% penyebaran virus Covid-19 menyebar melalui sentuhan fisik. Oleh karena itu, WHO menyarankan kepada setiap orang untuk selalu rajin cuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer ...