{"id":1411,"date":"2022-09-05T15:15:00","date_gmt":"2022-09-05T08:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/stagingnews.datascrip.com\/?p=1411"},"modified":"2024-02-20T11:27:46","modified_gmt":"2024-02-20T04:27:46","slug":"1411","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.datascrip.com\/?p=1411","title":{"rendered":"Bagaimana Menjadi Newborn Photographer Profesional"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\">Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ada 4,8 juta anak lahir di Indonesia tiap tahunnya. Hal ini merupakan potensi yang sangat menggiurkan untuk profesi Newborn Photographer. Profesi ini sedang naik daun karena banyak orang tua yang ingin mengabadikan momen bahagia kelahiran buah hatinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Newborn Photographer berbeda dengan fotografer anak. Subjek foto adalah bayi yang baru lahir atau berumur tidak lebih dari dua minggu. Tidak mudah mengatur model bayi yang baru lahir. Floura Ardela atau yang akrab disapa Rara berbagi tips bagaimana menjadi Newborn Photographer profesional. Berikut tipsnya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Memilih Pelatihan dan Mentor yang Tepat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Belajar Newborn Photography bisa dimulai dengan melihat referensi dari Youtube. Selanjutnya, dibutuhkan pelatihan dan mentor yang tepat untuk praktek. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti kursus dan workshop, salah satunya&nbsp;<a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/brand\/canon.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Canon<\/a>&nbsp;yang sering menggelar&nbsp;<em>workshop&nbsp;<\/em>tentang Newborn Photography.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/stagingnews.datascrip.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/rara-8-2-700x400.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1448\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain teknik fotografi, dibutuhkan penguasaan tentang teknik yang aman untuk pose bayi. Pada\u00a0<em>workshop<\/em>\u00a0Newborn Photography diajarkan bagaimana cara memegang bayi, belajar bahasa bayi hingga mengarahkan pose si bayi. Mengikuti pelatihan bersertifikat memberikan nilai tambah untuk kepercayaan klien kelak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2. Peralatan yang Mendukung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Prop atau atribut untuk Newborn Photography merupakan salah satu bagian utama yang perlu dipersiapkan. Atribut yang digunakan dibuat khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bayi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/stagingnews.datascrip.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/rara-2-2-700x400.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1447\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain itu, persiapkan kamera dan\u00a0<a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/kamera-camcorder-dan-aksesoris\/lensa-kamera.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">lensa<\/a>\u00a0yang dapat diandalkan. Rara menggunakan\u00a0<a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/kamera-camcorder-dan-aksesoris\/eos-series\/kamera-mirrorless.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EOS R<\/a>6, kamera\u00a0<em><a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/kamera-camcorder-dan-aksesoris\/eos-series\/kamera-mirrorless.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">mirrorless<\/a>\u00a0full-frame<\/em>\u00a0dari\u00a0<a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/brand\/canon.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Canon<\/a>\u00a0ini memilik bobot yang ringan dengan kecepatan AF tinggi sehingga memudahkan saat pengambilan gambar. Sedangkan\u00a0<a href=\"https:\/\/datascripmall.id\/kamera-camcorder-dan-aksesoris\/lensa-kamera.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">lensa<\/a>\u00a0yang digunakan yaitu RF 35mm f\/1.8 IS Macro STM, dengan\u00a0<em>focal length<\/em>\u00a0yang lebar memberikan kenyamanan saat mengambil gambar dari jarak dekat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Strategi Pemasaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sebagai seorang fotografer profesional tentu tidak hanya kemampuan fotografi yang dikuasai, namun strategi memasarkan jasa fotografinya. Kenalkan karya lewat media sosial seperti Instagram.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/stagingnews.datascrip.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/rara-6-3-700x400.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1451\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, Newborn Photography belum sefamilier\u00a0<em>pre-wedding<\/em>\u00a0untuk itu perlu edukasi ke klien. Bagaimana menanamkan kepercayaan jasa Newborn Photography yaitu dengan memberikan jaminan keamanan si bayi selama sesi pemotretan kepada orang tuanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/stagingnews.datascrip.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/rara-7-2-700x400.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1449\"\/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ada 4,8 juta anak lahir di Indonesia tiap tahunnya. Hal ini merupakan potensi yang sangat menggiurkan untuk profesi Newborn Photographer. Profesi ini sedang naik daun karena banyak orang tua yang ingin mengabadikan momen bahagia kelahiran buah hatinya.&nbsp; Newborn Photographer berbeda dengan fotografer anak. Subjek foto adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","iawp_total_views":47},"categories":[44],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1411"}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1411"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1466,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1411\/revisions\/1466"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.datascrip.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}