Bagaimana Menjadi Newborn Photographer Profesional

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ada 4,8 juta anak lahir di Indonesia tiap tahunnya. Hal ini merupakan potensi yang sangat menggiurkan untuk profesi Newborn Photographer. Profesi ini sedang naik daun karena banyak orang tua yang ingin mengabadikan momen bahagia kelahiran buah hatinya. 

Newborn Photographer berbeda dengan fotografer anak. Subjek foto adalah bayi yang baru lahir atau berumur tidak lebih dari dua minggu. Tidak mudah mengatur model bayi yang baru lahir. Floura Ardela atau yang akrab disapa Rara berbagi tips bagaimana menjadi Newborn Photographer profesional. Berikut tipsnya:

1. Memilih Pelatihan dan Mentor yang Tepat

Belajar Newborn Photography bisa dimulai dengan melihat referensi dari Youtube. Selanjutnya, dibutuhkan pelatihan dan mentor yang tepat untuk praktek. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti kursus dan workshop, salah satunya Canon yang sering menggelar workshop tentang Newborn Photography.

Selain teknik fotografi, dibutuhkan penguasaan tentang teknik yang aman untuk pose bayi. Pada workshop Newborn Photography diajarkan bagaimana cara memegang bayi, belajar bahasa bayi hingga mengarahkan pose si bayi. Mengikuti pelatihan bersertifikat memberikan nilai tambah untuk kepercayaan klien kelak.

2. Peralatan yang Mendukung

Prop atau atribut untuk Newborn Photography merupakan salah satu bagian utama yang perlu dipersiapkan. Atribut yang digunakan dibuat khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bayi.

Selain itu, persiapkan kamera dan lensa yang dapat diandalkan. Rara menggunakan EOS R6, kamera mirrorless full-frame dari Canon ini memilik bobot yang ringan dengan kecepatan AF tinggi sehingga memudahkan saat pengambilan gambar. Sedangkan lensa yang digunakan yaitu RF 35mm f/1.8 IS Macro STM, dengan focal length yang lebar memberikan kenyamanan saat mengambil gambar dari jarak dekat.

3. Strategi Pemasaran

Sebagai seorang fotografer profesional tentu tidak hanya kemampuan fotografi yang dikuasai, namun strategi memasarkan jasa fotografinya. Kenalkan karya lewat media sosial seperti Instagram.

Di Indonesia, Newborn Photography belum sefamilier pre-wedding untuk itu perlu edukasi ke klien. Bagaimana menanamkan kepercayaan jasa Newborn Photography yaitu dengan memberikan jaminan keamanan si bayi selama sesi pemotretan kepada orang tuanya.