Di era digital seperti sekarang, hampir semua hal telah beralih ke teknologi. Berkat kecanggihan teknologi, berbagai aspek kehidupan jadi lebih mudah. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan, salah satunya pencurian data.
Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia digemparkan dengan kebocoran data pelanggan PLN, IndiHome dan registrasi kartu SIM telepon selular. Data-data tersebut diperjualbelikan secara bebas di sebuah situs forum online.
Dikutip dari Kompas.com, praktisi keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan kebocoran data ini memperlihatkan bagaimana standar pengelolaan data yang masih belum baik. Jadi, seharusnya, pihak berwenang menerapkan standar pengelolaan data yang ketat, seperti sertifikasi ISO 27001 sebagai standar internasional dalam menerapkan sistem manajemen keamanan informasi.
Dengan menerapkan ISO 27001, perusahaan atau instansi perlu melakukan pengelolaan dan pengendalian sistem keamanan informasi atau data yang mencakup kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi dan untuk mengelola, serta mengendalikan risiko keamanan informasi pada organisasi atau perusahaan.
Data bisnis adalah target yang disukai oleh para pencuri data karena memuat banyak informasi pribadi atau kepemilikan. Informasi semacam ini biasanya diperjualbelikan atau digunakan untuk pencucian uang. Oleh sebab itu, keamanan data bisnis harus kuat agar risiko seperti itu bisa dihindari.

Data bisnis bisa berupa hardcopy, namun saat ini data lebih banyak berupa digital. Data hardcopy dapat dengan mudah dan cepat dialihkan menjadi digital menggunakan perangkat scanner. Data digital selain menghemat ruang penyimpanan, juga lebih mudah dalam pengelolaannya.
Penggunaan data dalam bentuk hardcopy rentan hilang atau bocor. Untuk itu, perangkat printer yang memiliki fungsi copy dan scan dilengkapi fitur Document Removal Reminder, yaitu nada peringatan ketika dokumen asli tertinggal di flatbed scanner usai scan/copy, mencegah dokumen penting atau rahasia tertinggal. Printer PIXMA E4570 dengan fitur ini sangat bermanfaat untuk penggunaan di perkantoran yang biasanya menggunakan perangkat satu unit printer untuk bersama-sama.

Keamanan data digital tidak hanya berupa resiko pencurian, namun hilang karena rusak. Untuk itu, penggunaan perangkat penyimpanan berkualitas juga menjadi perhatian. Saat ini, perusahaan perangkat penyimpanan data kelas dunia seperti Western Digital (WD) memiliki produk SanDisk Extreme PRO Portable SSD yang memiliki sertifikat IP55 yang menjamin ketahanan produk dengan adanya pelindungan anti air, debu dan tahan jika terjatuh.

Perusahaan perlu menerapkan standarisasi dalam menjaga keamanan data, mulai dari tidak menggunakan platform terpercaya, penggunaan kata sandi, verifikasi dua langkah, pengecekan data secara berkala hingga penerapan standar internasional ISO 27001 terkait manajemen keamanan informasi.
Tidak hanya perangkat yang digunakan, namun keamanan gedung perkantoran dan ruang kerja juga ikut mendukung pencegahan tindak pencurian data. Teknologi biometrik dapat meminimalisir tindak kejahatan dengan memberikan akses keamanan di ruang kerja perusahaan. Tidak hanya sidik jari, kini teknologi face recognition bisa digunakan sistem keamanan sekaligus touch less.
Begitu pula dengan ketika belanja online, pelanggan harus memperhatikan kredibilitas portal belanja online. Datascripmall.ID sebagai situs belanja online dan marketplace produk solusi bisnis menjamin keamanan data pelanggannya karena telah lulus sertifikasi ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, termasuk transaksi pembayaran yang dilakukan secara online.