PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia secara resmi merilis EOS R7 dan EOS R10, kamera mirrorless pertama dari keluarga EOS R yang menggunakan sensor gambar APS-C. Selain itu, diperkenalkan juga lensa terbaru Canon, yaitu RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dan RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM, lensa baru yang dibuat untuk mengoptimalkan keunggulan mobilitas kamera APS-C di Jakarta (24/8).
Selain dihadiri oleh rekan-rekan media, acara ini juga turut dihadiri oleh content creator, termasuk Ibrahim Jo atau lebih dikenal dengan nama ArtodiPro dan Yuyun Yanwar – Wildlife Photographer yang turut menjabarkan kelebihan dari EOS R7 & R10, mulai dari ukuran bodi yang ringkas hingga kemampuan FPS yang tinggi dan fitur perekaman video 4K.

EOS R7 & R10 dibekali teknologi sensor CMOS APS-C dan prosesor DIGIC X, EOS R7 dan EOS R10 merupakan kamera Canon pertama yang mewarisi teknologi AutoFocus (AF) pada EOS R3, yaitu EOS iTR AF X. Kedua kamera ini juga mampu melakukan pemotretan beruntun kecepatan tinggi hingga 15 fps dalam mode mekanik, hampir setara dengan EOS-1D X Mark III, DSLR andalan Canon, yang memotret hingga 16 fps. Jika pada mode Electronic Shutter, EOS R7 mampu memotret secara beruntun dengan kecepatan 30 fps pada resolusi penuh 32,5 megapiksel, sedangkan EOS R10 memiliki kecepatan continuous shooting hingga 23 fps pada resolusi penuh 24,2 megapiksel. Dipadukan dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF II memberikan pemfokusan otomatis yang sangat cepat, responsif, akurat, bahkan untuk subjek yang bergerak.

Dengan ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan, lensa kit RF-S18-45mm f/4.5-6.3 IS STM dan RF-S18-150mm f/3.5-6.3 IS STM memiliki desain hampir sama dengan lensa EF-M yang sangat ringkas. lensa serbaguna untuk travel photography, fotografi olahraga hingga fotografi satwa liar. Beratnya yang hanya 310g dan panjangnya 84.5mm membuat lensa ini sangat ringkas dan mudah dibawa bepergian.