Canon Capai Produksi 90 Juta Unit Kamera EOS dan 130 Juta Unit Lensa EF

Wed, 01 Nov 2017

Canon sebagai pemimpin industri pencitraan digital dunia selalu menghadirkan berbagai produk unggulan mulai dari input hingga output. Pada bulan Oktober, produksi kamera lensa lepas-tukar (interchangeable lens) ternama di dunia, Canon EOS mencapai 90 juta unit. Pencapaian jumlah produksi tersebut tak lepas dari kontribusi produksi kamera Canon EOS 5D Mark IV yang merupakan kamera DSLR dengan kemampuan rekam 4K. Selain itu, Canon juga mengumumkan pencapaiannya dalam produksi lensa EF di angka 130 juta unit. Pencapaian lensa tersebut, turut dikontribusi oleh kehadiran lensa EF 16-35mm f/2.8L III USM yang merupakan lensa sudut lebar dengan hasil foto yang tajam.

Canon memulai debut kamera SLR EOS dan lensa EF pada bulan Maret 1987. Selama bertahun-tahun, kedua lini produk tersebut terus berkembang dan mendapatkan respon positif dari pengguna pemula hingga profesional. Produksi makin meningkat di awal tahun 2000-an seiring semakin populernya penggunaan kamera digital SLR. Dengan pencapaian tersebut, Canon semakin memantapkan posisi nomor satu di pasar kamera digital lensa lepas-tukar yang telah diraih selama 14 tahun berturut-turut sejak tahun 2003.

Canon terus mengembangkan seri EOS dengan revolusi teknologi yang berfokus pada konsep “speed and comfort”. Seiring perkembangan teknologi, konsep tersebut semakin diperluas dan difokuskan pada “high image quality”. Canon mengembangkan berbagai elemen penting, seperti sensor CMOS, prosesor gambar dan lensa lepas-tukar yang dikembangkan di seri EOS. Beberapa teknologi penting dalam lensa EF yang juga menjadi inovasi pertama di dunia, di antaranya teknologi Ultrasonic Motor (USM), teknologi Image Stabilizer (IS), dan lensa dengan elemen diffractive optic (DO) di dalamnya.

Canon akan terus memperkuat dan memperkaya seri EOS dan jajaran lensa EF dengan menyempurnakan teknologi pencitraannya, berpusat pada optik, dan penggabungan teknologi foto, video serta konektivitas. Canon juga terus menghasilkan produk yang menarik dan dapat diandalkan, sekaligus memberikan kontribusi untuk mengembangkan dunia fotografi dan video di dunia.

"Pencapaian jumlah produksi kamera Canon SLR EOS sebanyak 90 juta unit dan lensa Canon EF sebanyak 130 juta unit merupakan suatu kebanggaan. Hal tersebut memperlihatkan upaya Canon untuk terus berinovasi dalam mendapatkan apresiasi yang baik dari para penggemar fotografi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain menghadirkan produk-produk berkualitas, Canon sangat memperhatikan layanan purnajual untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan terhadap produk-produk Canon," ujar Merry Harun, Canon Division Director, pt. Datascrip.

 

Tentang Seri EOS

kamera lepas-tukar seri EOS diperkenalkan pertama kali dengan nama EOS 650 yang diluncurkan di Jepang tahun 1987. kamera ini  tidak hanya mengusung sistem mounting lensa elektronik pertama di dunia, namun juga sistem komunikasi digital sepenuhnya antara bodi dengan lensa kamera sebagai generasi terbaru dari sebuah teknologi autofokus.

Canon meluncurkan beberapa model kamera EOS untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna, termasuk seri EOS-1 di Jepang tahun 1989 yang ditujukan untuk kalangan fotografer profesional dan EOS 500 di Jepang tahun 1993 yang merupakan kamera SLR ringkas, ringan, dan harga yang terjangkau.

Di awal era kamera digital, tahun 2003, Canon meluncurkan EOS 300D yang merupakan kamera DSLR entry-level dengan bentuk ringkas, bodi ringan dan harga terjangkau. Kehadiran kamera ini turut memperluas pasar kamera DSLR, dan membuat Canon berada pada posisi teratas di pasar kamera DSLR di dunia pada tahun yang sama. Kemudian, kamera khusus fotografer profesional EOS-1D dan EOS 5D turut mempopulerkan tren perekaman video menggunakan kamera SLR. Sejak saat itu, Canon terus meluncurkan produk-produk pencitraan digital yang berkualitas dan selalu berada di posisi teratas di pasar kamera DSLR lepas-tukar selama 14 tahun dari tahun 2003 hingga 2016.

 

Tentang Lensa EF

Sejak lensa EF diluncurkan pertama kali bersamaan dengan kamera EOS tahun 1987, Canon telah meluncurkan lensa-lensa EF dengan berbagai teknologi mutakhir di dalamnya, seperti teknologi Image Stabilizer  (IS) pertama di dunia pada seri EF 75-300mm f/4-5.6 IS USM di Jepang pada 1995. Lensa EF 400mm f/4 DO IS USM dilengkapi dengan elemen DO yang diluncurkan di Jepang tahun 2001 dan EF 24mm f/1.4L II USM yang dilengkapi dengan lapisan antireflective Subwavelength Structure Coating (SWC) di Jepang tahun 2008. Tahun 2015 Canon meluncurkan lensa EF 11-24mm f/4L USM di Jepang yang merupakan lensa zoom ultra lebar yang memiliki panjang fokus 11mm.

Saat ini, Canon sudah menghasilkan 93 jenis lensa yang termasuk dalam jajaran lensa EF yang bervariasi seperti lensa ultra lebar dengan rentang fokus 8mm, maupun lensa super telefoto 800mm dan jajaran lensa seri EF Cinema untuk kebutuhan produksi video. Dengan pilihan lensa yang bervariasi termasuk lensa zoom, lensa yang dilengkapi IS, lensa dengan bukaan lebar, lensa makro, dan lensa TS-E tilt shift, Canon menghadirkan berbagai variasi lensa yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan.

Fotografi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa; pria maupun wanita; fotografer maupun ...
Kompetisi fotografi paling akbar se-Indonesia dan Asia, Canon PhotoMarathon Indonesia sebagai bagian dari Canon PhotoMarathon Asia, kembali digelar...
Canon melalui pt. Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia telah berhasil menjadi pemimpin pasar di segmen p...
Canon melalui pt. Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia telah berhasil menjadi pemimpin pasar di segmen p...
Ajang kompetisi fotografi terbesar di Indonesia, Canon PhotoMarathon Indonesia 2017 berlangsung meriah. Digelar di Baywalk Mall Pl...